yusriahismail.com

Metode Pendekatan Unit Studies

metode pendekatan unit studies
Gak terasa sebentar lagi masuk sekolah ya? Sobat yusri tim masuk tanggal 8 Juli atau 15 Juli nih?

Nah, jika para guru sibuk mempersiapkan rencana pembelajaran untuk anak didiknya, keluarga homeschooler juga mungkin ada yang menetapkan lesson plan mereka seperti sekolah formal di awal semester.

Kira-kira kurikulum homeschoolingnya masih mau pakai metode charlotte mason, montessori atau ekletik? Atau mau coba yang lain?

Ternyata ada satu lagi pembelajaran yang unik yaitu metode pendekatan unit studies. Dan, metode ini cukup populer di kalangan homeschooler lho, terutama pegiat homeschooling luar negeri.

Tertarik mengetahui apa itu pendekatan unit studies? Bagaimana metode pembelajarannya? Dan apa saja kelebihan dan kekurangannya?

Yuk langsung scroll kebawah.

Apa Itu Metode Pendekatan Unit Studies


Metode pendekatan unit studies adalah suatu model pendidikan yang mempelajari tema tertentu. Tema ini akan dipelajari secara mendalam dan menyentuh berbagai aspek pengetahuan.

Misalnya ketika anak mempelajari budaya bugis, maka anak tidak hanya belajar budayanya tetapi sejarah, seni, tokoh-tokoh, geografi, sains, bahasa dan lain sebagainya yang berkaitan dengan tema.

Unit studies sendiri berkembang dari landasan pemikiran bahwa proses belajar itu harusnya terintegrasi dan saling berhubungan. Jika belajar secara parsial maka anak akan menganggap bahwa hal satu dengan lainnya tidak berkaitan.

Mirip kurikulum 13 kayaknya ya sobat yusri?

Langkah-langkah Menyusun Tema Unit Studies


Jika sobat yusri termasuk keluarga yang bisa menerapkan metode pendekatan unit studies, maka ada beberapa langkah yang bisa ditempuh.

1. Tetapkan tujuan


Sebelum memulai langkah lebih jauh, sebaiknya tetapkan tujuan dalam rencana pembelajaran. Kira-kira poin-poin apa saja yang ingin dicapai dalam pembelajaran tersebut?

Ada 3 hal nih yang bisa kita lakukan dalam menetapkan tujuan dan pelaksanaannya, yaitu Know, Want dan Learned atau biasa disebut sebagai KWL chart.

Know - Hal apa yang sudah anak ketahui
Want - Hal apa yang perlu anak ketahui
Learned - Hal apa yang sudah dipelajari oleh anak

2. Menentukan tema subject


Penentuan tema sendiri biasanya dimulai dari minat anak terhadap suatu objek. Atau berdasarkan diskusi keluarga tentang tema apa yang mau dipelajari.

3. Brainstorming


Tak kalah penting setelah menetapkan tema adalah brainstorming dalam keluarga. Brainstorming ini bisa dimulai dari menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang ingin dicapai dan proses apa yang ingin didapatkan.

Lalu melakukan list kegiatan dalam tema yang sudah ditentukan. Aktivitas apa yang akan dilakukan, buku-buku mana saja yang perlu ditambahkan, harus kunjungan kemana saja dan lain sebagainya.

4. Presentasi ide


Setelah melalui tahapan penentuan tujuan, tema subject hingga diskusi kegiatan, selanjutnya mempresentasikan ide yang telah disusun didepan keluarga. 

Yah ini memang semacam brainstorming lagi ya sekaligus pemantapan tema dan turunan kegiatannya.

Gambaran Kerja Unit Studies

unit studies
Learning never exhausts the mind
~ Leonardo da Vinci

Kira-kira bagaimana sih gambaran dari metode pendekatan unit studies ini?

Misalnya begini , anak memutuskan untuk belajar tentang kupu-kupu. Dengan menggunakan tema ini, anak bisa belajar tentang grammar, writing, spelling, vocabulary, poetry, math, science, geography, art, and history.

Namun pembelajarannya tetap harus disesuaikan dengan usia anak ya

Misalnya, jika anak berusia 7 tahun maka cukup membatasi pada pengetahuan pengertian serangga itu apa.

Jika anak berusia 10 tahun maka bisa dilakukan pengembangan mulai dari taksonomi kupu-kupu, klasifikasi, daur hidupnya dan lain sebagainya.

Anak juga secara tidak langsung belajar menambah kosa katanya dengan berbagai istilah dalam kehidupan kupu-kupu.

Pada bagian seni, anak bisa belajar mewarnai atau membuat paper art serupa kupu-kupu.

Dan bagian geografi, anak belajar tentang habitat, migrasi dan lain sebagainya pada peta.

Lalu bagian matematika, anak-anak bisa menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk migrasi atau saat berubah dari larva ke pupa, berapa kecepatan kepakan sayap kupu-kupu dalam satuan waktu dan sebagainya.

Anak juga bisa belajar dari puisi tentang kupu-kupu untuk mengasah sastra dan melakukan kunjungan ke musesum kupu-kupu untuk berinteraksi langsung dengan subject.

Whuaaa, ini menarik ya?

Belajar satu tema namun semua mata pelajaran bisa mereka dapatkan.

Keluarga yang cocok untuk metode pendekatan unit studies


Kira-kira ada sobat yusri yang bertanya, keluarga saya cocok gak ya dengan metode pendekatan unit studies?

Nah, yuk coba check list disini

1. Keluarga homeschooling yang memiliki anak dengan lintas usia dan umurnya cukup dekat

2. Keluarga homeschooling yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Misalnya anak austim spectrum yang biasanya memiliki minat tertentu pada suatu subject

3. Orangtua homeschooling yang ingin menyusun kurikulumnya sendiri

4. Keluarga homeschooling yang ingin mendapatkan biaya homeshooling yang terjangkau

5. Keluarga homeschooling yang ingin mendobrak pakem belajar konvensional


Kelebihan dan Kekurangan Unit Studies

kurikulum unit studies
Tentu dalam tiap kurikulum homeschooling ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan tiap keluarga bisa memilih kurikulum mana yang cocok dengan value keluarga mereka.

Salah satu hal yang menurut saya menjadi kelebihan homeschooling adalah kita bisa menyesuaikan dengan kurikulum yang sesuai dengan visi misi keluarga.

Pada metode pendekatan unit studies, kelebihannya adalah

  • Pembelajaran di unit studies sangat dalam dan rinci serta mendorong adanya penelitian
  • Metode belajarnya menyenangkan sebab melakukan banyak aktivitas dalam 1 bahasan tema
  • Biayanya menyesuaikan dengan keuangan keluarga
  • Cocok diterapkan pada keluarga yang memiliki anak dengan berbagai usia
  • Integrasi antar setiap materi dalam 1 bahasan tema membuat anak lebih mudah menghubungkan antara satu sama lain
  • Keterampilan penelitian semakin meningkat
  • Durasi belajar menyesuaikan minat anak
Sedangkan kekurangannya adalah
  • Kefokusan terhadap suatu hal bisa mengabaikan hal lain sehingga ada materi yang bisa saja tak tersentuh dan harus dibahas diluar tema
  • Kesulitan menelusuri beberapa pendalaman subject karena misalnya memakan waktu atau terlalu jauh
The best unit studies are those which cover something your child is passionate about.

Penutup


Metode pendekatan unit studies memang cocok jika dilakukan oleh homeschooler yang sudah mandiri. Dan bisa dimulai sejak usia sekolah, yaitu 7 tahun.

Salah satu yang unik dalam metode ini adalah potensi anak bisa tergali secara lebih dalam serta anak bisa fokus mendalami satu tema yang terasa menarik baginya.

Yap, seperti Waldorf, Reggio Emilia atau Uncshooling, metode pendekatan unit studies adalah pilihan kurikulum homeschooling. Tapi, masih ada satu lagi pilihan yaitu kurikulum klasik yang saya bahas di artikel selanjutnya.

Referensi


https://www.design-your-homeschool.com/Homeschooling-Unit-Studies.html

https://ihomeschoolnetwork.com/homeschool-unit-study/?fbclid=IwAR2W4LVx6oGzdFDAzWuJPc9zFu-XzxYQeK2wTgiqmTxCEekJWv6htY5X_R8

https://howdoihomeschool.com/homeschool-unit-studies-method/


Yusriah Ismail
A Lifestyle Blogger, Read Aloud Certified and Parenthing Enthusiast

Related Posts

1 komentar

  1. Untuk anak yang bukan hom schooling, apakah bisa juga nyusun unit studies Mbak?

    BalasHapus

Posting Komentar