Laporkan Penyalahgunaan

User Persona & Emphaty Map Perjalanan Rasa

Awalnya saya membuat blog untuk pribadi. Yah, hanya menyalurkan kata-kata yang harus diungkap namun tak sampai dengan lisan. Makin kesini, rasanya terlalu sayang jika blog hanya sampai pada diri sendiri. Apalagi beberapa pembaca merasakan manfaat melalui pengalaman yang saya ceritakan.
Nah, agar manfaatnya semakin luas, ada baiknya menganalisis siapa sih calon pengguna atau user persona blog perjalanan rasa. Dan apakah artikel-artikel yang ada di dalam blog sudah cukup memenuhi kebutuhan mereka atau tidak.

The butterfly effect : Sesuatu yang kecil dapat berdampak besar di kemudian hari

Survei User Persona Perjalanan Rasa

Oya, saya membuat survei kecil-kecilan di instagram story. Isinya tentang hal-hal umum yang perlu saya ketahui tentang target user persona baru. Meski yang mengisi survei sampai akhir ada 15 orang namun saya cukup mendapat gambarannya.

Usia

usia user persona

Hasil survey menunjukkan bahwa user persona berada di kisaran usia 20-40 tahun. Rentang usia 30-40 tahun lebih banyak karena kebanyakan yang menjawab adalah teman sebaya saya. Namun, ini menunjukkan bahwa ada ketertarikan secara emosional. Sebelas dari lima belas orang mengaku pernah membaca blog saya. Artinya, user persona perjalanan rasa adalah mereka yang berada di masa milenial dan zilenial.

Gender

Gender-user-persona

Seratus persen menjawab bahwa mereka berjenis kelamin perempuan. Gender menjadi salah penentu agar hal-hal yang diulas tepat sasaran.

Artikel yang Sering Dibaca

Artikel-user-persona

Salah satu pertanyaan survei yang saya buat adalah tentang artikel yang menurut mereka menarik. Ada 4 pilihan tema artikel yang saya tawarkan yaitu parenting, kesehatan, review buku/film dan halal living. Hampir 90% pengisi survei menunjukkan ketertarikan terhadap artikel parenting. Peringkat kedua yaitu mengenai review buku/film dan terakhir adalah halal living.

Mengenal Lebih Dekat User Persona Perjalanan Rasa

Baiklah, disini saya mau ambil salah satu profil user persona perjalanan rasa. Beliau adalah salah seorang sahabat masa kuliah dan saat ini mulai terlibat aktif untuk ikut ngeblog.
profil user persona
Tika adalah perempuan yang berjilbab rapi. Kerudungnya menutupi dada. Pakaiannya longgar, biasa memakai gamis atau baju kurung dan rok lebar. Tika berkulit putih dengan tinggi rata-rata orang Indonesia.

Tika senang memakai ransel. Orangnya ringkas, sederhana dan senang diajak berdiskusi. Juga tipikal perempuan mandiri dan pembelajar cepat. Ketika masih ngekos dan menjadi mahasiswa, Tika senang memasak sendiri . Hal ini terbawa hingga Tika berkeluarga. Dia selalu memastikan keluarganya makan makanan bergizi.

Deskripsi

Tika adalah ibu rumah tangga yang melebarkan sayap dengan usaha kecil-kecilan berupa menjual masakan frozen. Melalui kegiatannya ini, Tika ingin memberi kemudahan bagi ibu-ibu yang kesulitan memiliki waktu masak tiap hari.

Ini semua berkat kegigihannya untuk mencoba resep-resep baru dengan menu khas keluarga. Kadang, hasil resep yang sudah diuji coba dibagikan melalui sosial media. Tika adalah istri dan ibu millenial yang akrab dengan teknologi.

Goals

Latar belakang pendidikan dan dukungan lingkungan membuat tika menjadi seorang yang selalu ingin bermanfaat. Hal ini juga membuat pola pikirnya semakin berkembang. Apalagi setelah menjadi ibu, kebutuhan untuk belajar menjadi lebih besar. Tika juga senang dengan investasi leher keatas. Jika ada seminar atau buku baru yang sesuai dengan visi misinya maka dia akan senang hati mengikutinya.

Pain Points

Tika berdomisili di Bogor, letaknya perbatasan antara kota dan kabupaten. Sebelum menikah, Tika sempat bekerja di sebuah perusahaan daerah Jakarta Selatan. Jarak dan waktu yang semakin memberi jarak pada anak membuat Tika harus merelakan pekerjaan yang sudah ditekuni selama 7 tahun.

Namun, tahun-tahun pertama menjadi ibu, Tika sempat merasakan working mom. Setelah menjalani stay at home mom, Tika merasakan kebutuhan yang begitu besar untuk terus belajar dan aktualisasi diri.

Apalagi tantangan menjadi orangtua di jaman sekarang semakin mengerikan. Ayah memerkosa anaknya, anak membunuh ibunya, anak yang mempidanakan orangtuanya dan lain sebagainya.

Sedikit Bahas Hasil Survei

Hampir sebagian besar persona yang menjawab survei adalah perempuan yang sudah mengerti syariat sehingga menggunakan jilbab di kesehariannya. Pun sebagian besar adalah ibu muda yang memiliki balita. Mereka juga rata-rata berpendidikan dengan baik, minimal sudah menempuh strata 1.

Domisili ada yang di Surabaya, Cimahi, Bogor, Tangerang, Palopo dan lain-lain. Namun dapat ditarik kesimpulan yang sama yaitu sedang berdomisili di kota besar. Usia yang berada di rentang 20-40 tahun juga menunjukkan bahwa mereka akrab dengan teknologi. Pekerjaannya pun berbeda-beda. Ada yang ibu rumah tangga merangkap freelance. mompreneur, blogger dan karyawan Badan Usaha Milik Negara.

Penarikan Kesimpulan

Tika dan pengisi survei lainnya memiliki kebutuhan yang sama mengenai pengetahuan bagaiman menjadi ibu muda di jaman sekarang. Pengetahuan itu juga tak hanya diambil dari ulasan artikel tapi bisa melalui review film atau buku. Juga kebutuhan lainnya seperti halal living, keuangan keluarga dan menulis.

Untuk itulah blog perjalanan rasa hadir. Dalam rangka menemani ibu-ibu muda menjalani hari-hari. Agar hati ringan melangkah dan kaki kuat menapak sekalipun jiwa bergejolak. Karena ibu tak pernah sendiri. Selalu ada doa yang selalu memberamai.

Panggilan Sayang User Persona

Bagian ini sebenarnya cukup membingungkan karena pengennya terlihat akrab tapi juga gak kelihatan alay. Mau panggil bestie, kok kesannya terlalu sok kenal. Wkwkw. Mau panggil bosku, kok gak ibu-ibu banget. Mau panggil Pren, yah bukan anak jaman now.

So, agar tak kelihatan alay tapi tetap akrab, saya mau panggil user persona dengan SOBY. Naon iyeu teh? Soby adalah Sobat Yusri. Semoga dengan adanya panggilan sayang ini, user persona perjalanan rasa semakin erat hingga ke Syurga.





Yusriah Ismail
Bismillah. Selamat datang di perjalanan rasa. Saya Yusriah seorang lifestyle blogger asal Sulawesi Selatan. Saya seorang pembelajar sepanjang masa yang menyukai tentang parenting, read aLoud, marriage dan halal living. Blog ini juga menerima kerjasama berupa kolaborasi (guest post) atau sponsored post. Untuk kontak silahkan hubungi saya via email di yusriah.ismail@gmail.com

Related Posts

12 komentar

  1. wah keren, terniat banget sampe bikin kuis huhu... kok aku ga kepikiran ya mba hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayooo bikin sekarang kak, masih bisa buat pemetaan ๐Ÿคฉ

      Hapus
  2. kereeeen ih panggilan sapaannya mba. Bisa pass gitu ya singkatannya. Hee. makasii ya mba atas penjelasan user personanya. kayaknya aku cocok masuk ke circle kriterianya ^^ Salam kenal mba Yus

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal mba maulina ๐Ÿ™wah sy belum berkunjung ke blog nya nih

      Hapus
  3. menarik sekali kak, memang penting sekali pembaca itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar kak, salah satu yg menghidupkan blog adalah pembaca

      Hapus
  4. Aku termasuk barisan Soby lho... Siap ditemenin sama tulisan-tulisan Mbak Yusri yg powerful. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. haii soby ๐Ÿ˜ƒ makasih dek sudah beri masukan waktu itu

      Hapus
  5. Kecee banget panggilannya,, sukaa akuu dipanggil soby,, kalo soby meleset dikit jadi soyb, kalo besti meleset jadi betis๐Ÿ˜‚.. suka sekali dgn kata2 ini menemani ibu-ibu muda menjalani hari-hari. Agar hati ringan melangkah dan kaki kuat menapak sekalipun jiwa bergejolak.. memang ibu2 sering begini dn begitu๐Ÿคญ

    BalasHapus
  6. Panggilannya terdengar imuut..SOBY..sobat yusri..klu aku ikutan pake sobat efa..jadiii singkatannya SOFA dong ya..ya kali orang dipanggil sofa๐Ÿคฃ.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbaa.. bisa panggil readernya dgn Shaf ๐Ÿ˜ sahabat efa

      Hapus

Posting Komentar